Sugar Glider Hewan Kecil Yang Menggemaskan

“Sugar Glider” Hewan Kecil Yang Menggemaskan

Gula Glider, nama binatang yang sebutkan Hewan Kecil Yang Menggemaskan sangat menyenangkan. Ukuran kecil dan kelincahan bergerak untuk membuat perpanjangan orang yang melihatnya. Saya tahu sedikit tentang glider gula. Di masa lalu, teman saya telah menyelamatkannya. Tidak hanya satu tetapi beberapa antrian. Mungkin bagi kebanyakan orang, jauhkan kucing, anjing, kelinci, ikan atau burung dianggap sebagai hewan peliharaan pembawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Sugar Glider Hewan Kecil Yang Menggemaskan

Tetapi tidak dengan hewan imut ini. Sugar Gliders (Mapuru Breviceps) memiliki membran yang memanjang antara kaki depan dan belakang. Penampilan dan kebiasaan ini sangat mirip, gula glider sering dianggap sebagai tupai terbang. Meskipun keduanya adalah spesies yang berbeda. Ini adalah binatang marsupial, sementara tupai terbang adalah tikus.

Bagian atas kepala Anda memiliki garis dan gaya yang khas, sedangkan tupai terbang terlihat rata tanpa pola. Meskipun ukurannya kecil 24-30 cm dan beratnya 115-140 gram, hewan ini bisa melompat hingga 150 kaki (50 meter). Kemampuan melompat ini digunakan untuk menghindari predator, mencari makanan dan melompat dari satu cabang ke cabang lain di habitat aslinya. Mereka melompat dengan kaki depan dan belakang yang melebar luas di situs slot online.

Hewan Kecil Yang Menggemaskan | Cara Merawat

Untuk merawatnya bagaimana merawat bayi. Apa yang membedakan tupai, hewan ini memiliki membran di antara kakinya, yang membuatnya melompat. Menjaga hewan imut ini tidak terlalu sulit. Seharusnya hanya rajin memberi makan sambil memainkan sbobet mobile android, PAP dan buah bayi dipotong menjadi potongan-potongan kecil. Setiap tiga minggu, paku harus dipotong dan mandi seminggu sekali. “Jika Anda masih anak kecil, Anda mungkin basah menggunakan kain basah,” kata salah satu kolektor Gula Glider, Dewangga Ibn Hafn. Menurutnya, jenis kolektor yang paling populer adalah Grey Classic. Jenis ini cocok untuk pemula karena kuat dan harganya lebih terjangkau.

“Jika dalam sifat hewan ini tinggal di hutan Papua dan Australia. Itu bisa melompat ke selusin meter,” kata Dewanggang Ibn Hafrizal ketika dia bertemu di kediamannya di rumah Kantor Tentara Batu, Denpasar. Hewan-hewan ini juga termasuk hewan malam dan memiliki tas seperti kanguru di mana anak-anak mereka kecil untuk berlindung. Menariknya, ternyata di Bali pecinta hewan ini cukup. Bahkan, sekarang ada sebuah komunitas. Selain tetap sebagai hobi, Gula Glider juga bisa menjadi tanah komersial baru. Dewangkaa mulai menjaga glider gula sejak 2017 dari hobi. Sejak 2018, ia dan istrinya mulai menjual anak anjing. Sejauh ini ia telah mempertahankan 20 pasang glider gula.