Tips Merawat Ikan Cupang Supaya Tetap Cantik

Ikan cupang merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang perawatannya mungkin terlihat gampang namun sebenarnya sulit.

Ikan cupang terbagi atas 3 golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Ikan cupang merupakan ikan petarung yang sangat populer karena keagresivitasnya.

Selain itu, biaya pemeliharaannya yang ralatif murah serta karakternya yang tidak interaktif membuatnya semakin digemari.

Tips Merawat Ikan Cupang

Ciri-ciri ikan cupang diantaranya adalah mouth breeder. Dimana mereka mengerami telurnya di dalam mulut serta membangun sarangnya dengan busa atau dikenal dengan bubble nest.

Biasanya, ikan ini sangat disukai oleh anak kecil. Agar punya umur yang panjang, kalian harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara merawatnya.

1.Pilih Ukuran Wadah Yang Pas

Ikan cupang dapat hidup di dalam akuarium berukuran apa saja. namun, lebih baik memeliharanya dalam wadah kecil saja seperti berdiameter 20 x 15 x 15 cm.

Kamu bisa menambahkan bat-batu kecil atau tanaman palsu agar tempat tinggalnya tampak lebih berwarna.

2.Air

Untuk merawat ikan cupang, sangat disarankan untuk menggunakan air tawar. Karena, jenis air ini memiliki karakteritik yang tidak jauh berbeda dengan habitat asli ika cupang, yaitu sawah dan rawa-rawa.

Namun, jika tidak ada air sumur, kalian bisa menggunakan air PAM saja. diamkan terlebih dahulu air tersebut di ember sebelum memasukkan ikan.

Hindari penggunaan kloramin dan klorin karena berbahaya untuk ikan cupang.

3.Volume Air

Jika kamu menggunakan wadah ikan cupang tanpa penutup, sebaiknya isi air sekitar 40% saja. hal ini berguna untuk menghindari ikan cupang agar tidak melompat ke luar.

4.Cara Memasukkan Ikan Ke Wadah Baru

Perrawatan ikan cupang harus dilakukan dengan hati-hati agar mereka tidak mati. Selain itu, jangan ganti air secara drastic.

Lebih baik campu ar lama dengan yang baru. Hal ini akan mempermudah ikan cupang dalam menyesuaikan diri dengan air tersebut.

Hindari juga penggunaan jarring ikan karena bisa merusak siripnya yang halus.

5.Ganti Air

Pindahkan terlebih dulu ikan cupang ke dalam wadah penyimpanan sementara. Pindahkan menggunakan saringan khusus, jangan tangan, karena bisa merusak sirip dan ekornya.

Agar tidak mati, bersihkan wadah ikan dari kotoran dan lender-lendir yang menempel. Jangan mencucinya dengan sabun atau deterjen karena bisa meracuni ikan.

Cukup bersihkan dengan spons hingga bersih. Bersihkan juga batu dan aksesoris yang terdapat di dalamnya.

Setelah selesai, isi kembali dengan air lalu tunggu beberapa saat agar airnya sesuai dengan suhu kamar.

Setelah itu, masukkan kembali ikan cupangnya. Gantu air minimal 3 hari sekali. Kamu juga bisa mengganti airnya setiap dua hari atau mungkin setiap hari.

Ikan cupang akan jauh lebih baik pertumbuhannya jika kita rajin mengganti airnya setiap hari.

6.Jemur Ikan

Aktivitas ini bertujuan agar ikan lebih fresh sekaligus membunuh bakteri dan jamur yang ada di kulit dan wadahnya.

Lakukan penjemuran sesekali saja, kecuali untuk kan cupang berwarna hitam dominan. Setidaknya tidak usah di jemur karena akan membuatnya panic.

Penjemuran dilakukan pukul  8 hingga 10 pagi selama 15 – 30 menit saja. Jika ikan tampak panic ketika dijemur, maka cepat pindahkan ke tempat teduh hingga ia merasa nyaman kembali.

7.Makanan

Makanan yang baik untuk ikan cupang adalah kutu air, udang, tanaman sprinula, daun ketapang, dan daun jati.

Itulah 7 tips untuk merawat ikan cupang agar tetap cantik dan memiliki warna yang indah. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *