Category Archives: Hewan Unik

Hewan Peliharaan Terbesar di Dunia

Biasanya orang lebih memilih untuk memelihara hewan peliharaan yang kecil karena dianggap lebih mudah dirawat dan tidak memerlukan tempat yang besar.

Namun, apa jadinya jika ada hewan peliharaan yang terbilang besar, bahkan bisa lebih besar dari ukuran tubuh pemiliknya.

Hewan Peliharaan Terbesar

Hewan yang memiliki ukuran besar mungkin terdengar menyeramkan. Tapi ternyata, ada beberapa orang yang tak segan untuk memeliharanya.

Tapi tentu saja, mereka sudah dijinakkan sebelumnya agar tetap aman saat dipelihara oleh manusia. Penasaran ada hewan apa saja yang terbilang sangat besar untuk ukuran peliharaan? Yuk simak di bawah ini.

1.George

Tak heran jika anjing berjenis Great Dane ini dijuluki sebagai si raksasa. Karena, tinggi Goerge mencapai 120 cm dengan berat 120 kilogram bahkan sempat digiring sebagai anjing terbesar di dunia.

Karena ukurannya yang besar ini lah, George sering diundang ke berbagai acara TV ternama seperti Oprah Winfrey Show dan Live with Regis & Kelly.

Sampai sekarang, orang-orang bahkan masih memanggil George. Sayangnya, ia telah meninggal dunia pada 17 Oktober 2013, satu bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-8.

2.Ralph

Seperti yang kita semua tahu, kelinci merupakan salah satu hewan peliharaan berukuran kecil dan lucu yang banyak dipelihara oleh masyarakat. Namun tidak dengan Ralph.

Ralph merupakan seekor kelinci Flemish Giant Rabbit yang terkenal dengan ukurannya yang tidak wajar. Berat badannya bahkan mencapai 27 kilogram dengan panjang hampir mencapai 80 sentimeter.

3.Ulric

Ulric merupakan seekor kucing asal Norwegia yang berukuran dua kali lebih besar dibanding ukuran kucing normal.

Beratnya mencapai 20 kilogram yang membuatnya menjadi salah satu kucing terberat oleh The People’s Dispensary for Sick Animals (PDSA).

Karena beratnya sudah mengancam kesehaan Ulric, ia diharuskan menjalani beberapa rangkaian terapi khusus di klinik PDSA.

Ulric diharuskan datang setidaknya 3 kali dalam seminggi untuk menurunkan kurang lebih 10 kilogram agar tetap sehat dan panjang umur.

4.Gary

Gary si Kapibara merupakan hewan peliharaan pengerat terbesar di dunia. Dengan berat 60 kilogram, Gary ditemukan oleh sepasang suami istri yang tingal di Texas.

Ia tidak pernah jauh dari kedua pemiliknya bahkan tidak mau tidur sebelum diantar ke Kasur miliknya di ujung ruang tamu.

Ia tumbuh besar bersama beberapa binatang lainnya, seperti seekor kuda, kelinci,  kura-kura, anjing, dan kucing.

5.Sammy

Fakta kura-kura berjalan lambat sepertinya hanya mitos untuk hewan satu ini. Sammy merupakan kura-kura Afrika dengan bobot 60 kilogram asal San Fransisco, California.

Reptile menggemaskan ini bukan hanya di klaim sebagai salah satu kura-kura terbesar di dunia, namun juga paling popular.

Ini dikarenakan pemilik Sammy adalah pemain football terkenal asal San Fransisco, yaitu Collin Rand Kaepernick.

6.Goldie

Saat pertama kali ditemukan, Goldie hanya berukuran 2 sentimeter, namun karena nafsu makannya yang lahap, ia tumbuh hingga 38 sentimeter dengan lebar 13 sentimeter dan bobot 1 kilogram.

Ukuran tersebut membuatnya menjadi salah satu hewan peliharaan terbesar di Inggris dan dunia. Goldie membutuhkan waktu 15 tahun untuk tumbuh besar di dalam akuarium.

7.Zeus

Zeus merupakan seekor anjing yang besarnya mengalahkan George, walaupun hanya beda 2 sentimeter. Pada tahun 2013, Zeus resmi dinobatkan sebagai anjing terbesar dan tertinggi versi Guinness Book of World Records.

Rekor ini sebelumnya dipegang oleh George, beberapa bulan sebelum ia meninggal dunia.

Itulah 7 hewan peliharaan yang memiliki ukuran terbesar di dunia.

Spesies Hamster Lucu Cocok Untuk Dipelihara

Memelihara hewan merupakan hobi yang taka sing lagi. Biasanya, orang-orang memilih anjing atau kucing untuk dipelihara karena mereka memiliki sifat yang atraktif.

Namun, tak jarang juga ada orang yang tidak terlalu suka dengan hewan yang atraktif. Karena itu, mereka memilih untuk memelihara reptile, kelinci, maupun hamster.

Spesies Hamster Lucu di Indonesia

Hamster seringkali disebut sebagai tikus. Padahal, hamster bukan termasuk jenis tikus, walaupun sama-sama hewan pengerat.

Ada beberapa jenis hamster yang sering dijumpai di Indonesia. Penasaran ada apa saja? Yuk simak di bawah ini.

1.Hamster Syrian

Hamster jenis ini ditemukan di gurun timur tengah daerah Syria / suriah. Hamster ini merupakan jenis hamster yang paling besar ukurannya, hampir menyerupai tikus.

Selain besar, hamster ini juga punya gerakan yang lambat dan cenderung lebih jinak. Hamster Syrian mempunyai corak warna yang beragam, seperti panda (Black Mottled), golden, cinnamon, dan lain sebagainya.

Uniknya lagi, jenis ini satu-satunya yang mempunyai varian bulu longhair, seperti pada kucing anggora. Hamster ini sangat dianjurkan untuk dipelihara anak-anak, karena sifatnya yang jinak dan gerakannya yang lambat.

2.Hamster Campbell

Hamster Campbell merupakan jenis hamster dwarf atau jenis hamster berukuran kecil. Ukurannya lebih kecil dari hamster Syrian, dan memiliki bentuk yang berbeda serta sama sekali tidak menyerupai tikus.

Walau terlihat lucu, namun jenis hamster ini merupakan yang paling agresif di antara jenis hamster lainnya.

Karena sifatnya yang sedikit galak, hamster ini akan menggigit anda jika kamu tidak tahu cara menghandle hamster ini. Makanya hamster ini sangat tidak disarankan untuk dipelihara anak-anak dan pemula yang baru memelihara hamster.

3.Hamster winter white

Winter white atau yang sering disebut WW merupakan jenis hamster yang sangat mirip dengan hamster Campbell.

Sulit untuk membedakan mereka, apalagi untuk kalian yang belum berpengalaman tentang hamster. Perbedaannya terletak pada tingkat agresifnya.

Hamster WW lebih jinak dibanding Campbell. Jadi, buat kamu yang ingin memelihara hamster seperti campbell, hamster WW bisa jadi alternatif buat kamu karena hamster WW lebih jinak.

Namun varian warna hamster WW lebih sedikit dari hamster campbell. Jadi, hamster ini termasuk aman untuk dipelihara anak-anak dan pemula.

4.Hamster Roborovski

Hamster yang paling kecil, gesit, dan lincah di antara hamster ;ainnya ini terkenal dengan larinya yang cepat dan agresif.

Biasanya, jenis ini sering dijadikan ajang balap hamster. Hamster roborovski atau biasa disebut robo hanya memiliki 2 varian warna, yaitu brown face dan juga white face.

Walaupun paling kecil dan hanya mempunyai dua warna, hamster robo mempunyai daya tarik tersendiri untuk dipelihara.

Namun kurang disarankan untuk anak-anak. Bukan karena agresif, tapi karena hamster ini terlalu lincah, ditakutkan anak-anak tidak bisa menghandle hamster robo, yang bisa membuat hamster akan kabur melarikan diri.

Hamster merupakan hewan yang bersih, beda dengan tikus. Jadi, kamu tidak perlu khawatir selama kamu rajin membersihkan kandang.

Pilihlah jenis hamster yang aman untuk anak kecil di tempatmu, kamu bisa membeli hamster ini di pet shop atau di grup jual beli hamster.

Empat jenis hamster tadi merupakan jenis yang sering dijumpai di Indonesia. Selain murah dan tak memakan banyak tempat di rumah, kamu juga bisa melepaskan stress dengan memelihara hamster.

Tertarik membeli dan memelihara mereka?

Hewan Peliharaan Yang Mudah Dilatih

Banyak jenis hewan yang bisa kita jadikan sebagai peliharaan. Mereka juga diyakini dapat menghilangkan stress para pemiliknya.

Banyak orang pada umumnya yang memelihara anjing dan kucing terlatih sehingga hewan tersebut bisa menjadi sangat cerdas.

Lalu, bagaimana dengan hewan peliharaan lain seperti kelinci, burung, dan lain-lain. Mungkin jarang kita temukan kelinci yang bisa dilatih dan mengerti apa yang kita maksud.

Sementara kucing dan anjing yang kita jumpai banyak yang sudah bisa memahami apa yang di maksud oleh para majikannya.

Jenis Hewan Peliharaan Yang Mudah Dilatih

Namun sebenarnya, ada beberapa jenis hewan yang bisa dilatih selain anjing dan kucing. Nah, untuk kalian yang ingin memelihara hewan dan ingin bisa melatihnya, yuk simak di bawah ini.

1.Kucing Kampung

Salah satu jenis spesies binatang yang bisa dilatih sebagai peliharaan dirumah adalah kucing kampong, jenis kucing ini merupakan ras local Indonesia yang sering kita jumpai.

Sangking banyaknya, dan tidak begitu banyak yang menyukai kucing jenis ini, maka hampir di setiap saat di jalanan kita bisa menemui jenis kucing ini. Dalam keadaan sehat maupun sakit.

Jika kalian merupakan penyuka binatang kucing atau cat lovers, tentunya tidak perlu memandang jenis apa yang harus dipelihara.

Kucing kampong ternyata tak kalah cerdas dengan kebanyakan jenis kucing yang lainnya. Sehingga, kalian bisa memungutnya dari jalanan dan merawat mereka sebaik mungkin.

2.Golden Retriever

Termasuk jenis spesies anjing, golden Retriever merupakan jenis hewan yang sangat cocok untuk kalian jadikan peliharaan atau teman di rumah.

Selain ukurannya yang tidak terlalu besar bahkan bisa dikatakan sedang, mereka juga punya pribadi yang aktif dan menyenangkan.

Warnanya putih kecoklatan dengan bulu lembut dan lebat. Karakteristiknya pun mudah dilatih. Bahkan, perawatan untuk jenis anjing ini juga tidak begitu rumit, kalian hanya perlu memandikannya secara teratur dengan menggunakan shampoo khusus untuk anjing.

3.Landak Mini

Banyak orang yang mungkin takut dengan landak karena tubuhnya yang penuh akan duri dimana mereka bisa menyerang siapapun yang berniat buruk.

Memang dalam memelihara landak ini kalian harus sedikit berhati-hati karena kalian harus selalu waspada dengan serangannya.

Belakangan ini, landak mini memang sering diminati. Mereka juga bisa akrab dengan kalian jika kalian memperlakukannya dengan baik.

4.Hamster

Hamster memiliki tubuh yang mungil dan lucu serta bukan kategori hama meskipin punya bentuk yang mirip tikus.

Hamster ini memiliki banyak spesies di wilayah Asia dan Eropa. Hamster ini juga banyak dipelihara dan bisa dilatih.

5.Kucing Anggora

Banyak sekali yang memelihara kucing jenis ini. Pasalnya, karena tubuhnya memang berbeda dengan kucing local.

Angora memiliki tubuh bongsor dan panjang dengan ekor yang panjang lurus. Tak heran banyak yang memilihnya sebagai peliharaan.

Kucing ini juga sangat pintar jika sudah takluk pada majikan. Angora mudah dilatih dan menjadi kucing yang pintar dan mengerti perintah majikan.

6.Kucing Persia

Jenis ras yang memiliki bulu tebal nan lembut ini menjadi sasaran banyak orang untuk dijadikan peliharaan.

Kalian juga bisa memilihnya sebagai hewan peliharaan dirumah karena bisa dilatih. Ketika sudah terampil, kucing ini bisa memenuhi perintah kalian selaku sang majikannya.

Itulah 6 hewan yang bisa kalian jadikan peliharaan, plus, mereka juga bisa dilatih sehingga akan menjadi teman baik kita selama dirumah aja.

Dari daftar di atas, kalian tertarik memelihara yang mana?

6 Hewan Liar Yang Kini Dipelihara Manusia

Istilah hewan peliharaan seringkali digunakan untuk menggambarkan hewan0hewan imut yang bisa dipangku dan dielus-elus.

Misalnya, kucing, anjing, kelinci, atau bahkan hamster. Mereka memang sangat cocok dijadikan teman bermain di rumah.

Namun, kini istilah tersebut semakin luas seiring dengan berkembangnya minat masyarakat terhadap hewan.

Hewan Liar Yang Bisa Kamu Pelihara Di Rumah

Bukan hanya imut, kini bahkan banyak hewan liar yang dijadikan sebagai peliharaan. Nah, buat kalian yang mau coba memeihara, yuk simak di bawah ini.

1.Sugar Glider

Sugar glider termasuk ke dalam hewan berkantung yang masih bersaudara dengan kangguru. Awalnya, mereka tinggal di hutan, tepatnya di atas pohon tinggi yang berlubang.

Namun kini, sugar glider berhasil didomestifikasi hingga menjadi hewan rumahan. Perawatannya juga tidak sulit.

Mereka juga tak berbau, sangat bersih, dan gak perlu dimandikan. Untuk makanannya, kamu harus menyediakan buah dan sayuran yang dikombinasikan dengan suplemen hewan.

Namun, kamu perlu memberikannya rumah dengan batang pohon agar mereka bisa beradaptasi dengan baik.

Perl diingat juga bahwa sugar glider adalah hewan nocturnal, dimana mereka akan lebih aktif di malam hari.

2.Rubah Fennec

Telinga yang besar dan mata yang berkilauan membuat rubah ini menjadi memiliki banyak penggemar. Mereka adalah spesies rubah paling kecil dan jinak sehingga bukan hal yang sulit untuk membiasakannya tinggal dengan manusia.

Kepribadiannya juga mirip dengan anjing dan kucing. Mereka suka bermain, ramah, aktif, dan berinteraksi dengan manusia.

Walau begitu, mereka termasuk hewan dengan high maintenance, artinya kamu harus ekstra sabar dan telaten dalam merawatnya.

Mereka juga masih memiliki insting liar yang kuat sehingga rawan untuk kabur. ubah fennec juga termasuk hewan nokturnal sehingga mereka bisa berisik di malam hari.

3.Ular

Ular memiliki pesonanya sendiri sehingga banyak yang memelihara. Namun, gak semua jenis ular bisa dipelihara.

Kamu hanya bisa merawat spesies yang tak berbisa. Selain itu, ular tersebut juga harus dijinakkan terlebih dahulu agar bisa nyaman berada di dekat manusia.

Kalau kalian adalah pemula, sebaiknya pilih corn snake, rosy boa, garter snake, atau kingsnake, mereka cukup jinak dan tidak butuh perawatan yang rumit.

4.Wallaby

Wallaby merupakan hewan berkantung yang berhabitat di Australia. Kini, sebenarnya wallaby banyak tinggal di hutan, tepatnya di semak-semak, rawa, dan padang rumput.

Namun hewan imut ini sudah banyak dijinakkan dan dijadikan hewan peliharaan. Hewan yang mirip kangguru ini membutuhkan ruang yang luas agar bisa bermain dan berlarian.

Mereka juga suka bermain petak umpet, sehingga pastikan kamu memiliki semak-semak untuknya. Walau tergolong mudah dipelihara, wallaby juga memiliki sejumlah kebiasaan aneh.

Misalnya ngiler, menjilat-jilat tangan, dan memuntahkan makanan. Sebagai majikannya, kamu harus bisa terbiasa ya.

5.Sigung

Hewan liar ini memang jarang terlihat di Indonesia namun kini sudah cukup popular dijadikan peliharaan dengan izin terlebih dahulu.

Sigung yang dipelihara akan diambil kelenjar baunya sehingga mereka tak akan mengeluarkan aroma yang mengganggu.

Selain peliharaan, sigung sangat menyukai perhatian dan kasih sayang. Jadi, jangan ragu untuk mengelus dan bermain dengannya ya!

6.Musang

Musang dulunya sering dianggap hama karena suka mencuri makanan dan mengganggu ternak. Namun siapa sangka ternyata hewan ini bisa dijadikan peliharaan yang manis.

Mereka merupakan hewan yang punya rasa penasaran tinggi dan loyal. Namun, musang juga pemalu sehingga kamu harus memaklumi jika mereka sering menyendiri.

Itulah 6 hewan liar yang seringkali di jadikan sebagai hewan peliharaan. Tertarik memelihara mereka?

Tips Merawat Ikan Cupang Supaya Tetap Cantik

Ikan cupang merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang perawatannya mungkin terlihat gampang namun sebenarnya sulit.

Ikan cupang terbagi atas 3 golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Ikan cupang merupakan ikan petarung yang sangat populer karena keagresivitasnya.

Selain itu, biaya pemeliharaannya yang ralatif murah serta karakternya yang tidak interaktif membuatnya semakin digemari.

Tips Merawat Ikan Cupang

Ciri-ciri ikan cupang diantaranya adalah mouth breeder. Dimana mereka mengerami telurnya di dalam mulut serta membangun sarangnya dengan busa atau dikenal dengan bubble nest.

Biasanya, ikan ini sangat disukai oleh anak kecil. Agar punya umur yang panjang, kalian harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara merawatnya.

1.Pilih Ukuran Wadah Yang Pas

Ikan cupang dapat hidup di dalam akuarium berukuran apa saja. namun, lebih baik memeliharanya dalam wadah kecil saja seperti berdiameter 20 x 15 x 15 cm.

Kamu bisa menambahkan bat-batu kecil atau tanaman palsu agar tempat tinggalnya tampak lebih berwarna.

2.Air

Untuk merawat ikan cupang, sangat disarankan untuk menggunakan air tawar. Karena, jenis air ini memiliki karakteritik yang tidak jauh berbeda dengan habitat asli ika cupang, yaitu sawah dan rawa-rawa.

Namun, jika tidak ada air sumur, kalian bisa menggunakan air PAM saja. diamkan terlebih dahulu air tersebut di ember sebelum memasukkan ikan.

Hindari penggunaan kloramin dan klorin karena berbahaya untuk ikan cupang.

3.Volume Air

Jika kamu menggunakan wadah ikan cupang tanpa penutup, sebaiknya isi air sekitar 40% saja. hal ini berguna untuk menghindari ikan cupang agar tidak melompat ke luar.

4.Cara Memasukkan Ikan Ke Wadah Baru

Perrawatan ikan cupang harus dilakukan dengan hati-hati agar mereka tidak mati. Selain itu, jangan ganti air secara drastic.

Lebih baik campu ar lama dengan yang baru. Hal ini akan mempermudah ikan cupang dalam menyesuaikan diri dengan air tersebut.

Hindari juga penggunaan jarring ikan karena bisa merusak siripnya yang halus.

5.Ganti Air

Pindahkan terlebih dulu ikan cupang ke dalam wadah penyimpanan sementara. Pindahkan menggunakan saringan khusus, jangan tangan, karena bisa merusak sirip dan ekornya.

Agar tidak mati, bersihkan wadah ikan dari kotoran dan lender-lendir yang menempel. Jangan mencucinya dengan sabun atau deterjen karena bisa meracuni ikan.

Cukup bersihkan dengan spons hingga bersih. Bersihkan juga batu dan aksesoris yang terdapat di dalamnya.

Setelah selesai, isi kembali dengan air lalu tunggu beberapa saat agar airnya sesuai dengan suhu kamar.

Setelah itu, masukkan kembali ikan cupangnya. Gantu air minimal 3 hari sekali. Kamu juga bisa mengganti airnya setiap dua hari atau mungkin setiap hari.

Ikan cupang akan jauh lebih baik pertumbuhannya jika kita rajin mengganti airnya setiap hari.

6.Jemur Ikan

Aktivitas ini bertujuan agar ikan lebih fresh sekaligus membunuh bakteri dan jamur yang ada di kulit dan wadahnya.

Lakukan penjemuran sesekali saja, kecuali untuk kan cupang berwarna hitam dominan. Setidaknya tidak usah di jemur karena akan membuatnya panic.

Penjemuran dilakukan pukul  8 hingga 10 pagi selama 15 – 30 menit saja. Jika ikan tampak panic ketika dijemur, maka cepat pindahkan ke tempat teduh hingga ia merasa nyaman kembali.

7.Makanan

Makanan yang baik untuk ikan cupang adalah kutu air, udang, tanaman sprinula, daun ketapang, dan daun jati.

Itulah 7 tips untuk merawat ikan cupang agar tetap cantik dan memiliki warna yang indah. Semoga bermanfaat.